Laboratorium Pusat Geologi merupakan salah satu laboratorium di Departemen Teknik Geologi yang terdiri dari kelompok bidang keahlian geokimia anorganik, geokimia organik, geokimia lingkungan dan air tanah serta geokimia eksplorasi. Bidang kajian geokimia anorganik meliputi eksplorasi mineral maupun panas bumi dan kegunungapian. Bidang geokimia organik meliputi bidang CO2 sequestration , enhance gas metana dari batubara, simulasi numerik untuk injeksi CO2. Bidang kajian geokimia lingkungan dan air tanah meliputi bidang kimia lingkungan dan kandungan dan komposisi kimia dari air tanah dan air permukaan serta kajian pencemaran air dan tanah. Selain bidang geokimia, laboratorium ini juga mengembangkan penelitian-penelitian dalam bidang kegunungapian baik untuk mendukung eksplorasi mineral, geothermal maupun pengurangan resiko bahaya gunung api dan longsor. Laboratorium ini banyak terlibat dan didukung oleh Laboratorium Geokimia dan Laboratorium Geologi Optik karena ada beberapa fasilitas laboratorium yang saling berkaitan dan mendukung dalam penelitian dan kegiatan praktikum.
Matakuliah yang dikelola oleh laboratorium ini meliputi : Petrografi, Petrologi Organik, Geokimia Panas Bumi dan Geokimia Eksplorasi. Kegiatan praktikum yang dilaksanakan di dalam Laboratorium Pusat Geologi adalah praktikum petrologi organik yang mempelajari teknik preparasi sampel batu bara dengan polish section dan mengidentifikasi mineral batubara dan bijih. Selain itu, ada praktikum petrografi yang mempelajari teknik preparasi sampel batuan untuk dibuat sayatan tipis (thin section). Selain kegiatan praktikum mahasiswa, Laboratorium Pusat Geologi juga melayani penelitian dosen dan mahasiswa yang dilakukan menggunakan alat XRD untuk menganalisis kandungan dan komposisi mineral sampel padat/batuan. Aplikasi alat XRD ini untuk eksplorasi geokimia panas bumi dan mineralogy (terutama mineral lempung). AAS untuk mengetahui kandungan logam terkait dengan pencemaran lingkungan. Workshop unit preparasi batuan di Laboratorium Pusat Geologi melayani kegiatan preparasi batuan dan pemotongan batuan. Mikroskop polarisasi dan reflektor beresolusi tinggi digunakan untuk melihat preparasi hasil sayatan tipis dan sayatan poles serta mengidentifikasi mineralnya. Riset-riset yang dilakukan oleh staf di laboratorium ini meliputi : geologi dan geokimia endapan bijih emas epitermal, petrografi, panas bumi , geokimia air tanah dan geologi lingkungan dan petrologi organik dalam batubara.
Potensi kegiatan yang dapat dilaksanakan, meliputi : geologi lingkungan, eksplorasi sumber daya mineral logam (bijih), panas bumi, eksplorasi batubara, CBM (coal based methane), analisis mineral maupun fase padatan anorganik, mineragrafi , petrografi dan photomikrograf.